Keuntungan dan Kelemahan Menggunakan Tape Recorder Sebagai Media Pembelajaran

Media pembelajaran audio atau suara merupakan salah media pembelajaran berbasis multimedia yang cukup banyak diterapkan dalam pembelajaran. Pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran audio ini mampu membuat siswa dapat mencapai tujuan pembelajaran yang telah direncanakan. Tidak hanya itu, terdapat juga beberapa keterampilan yang mampu dicapai siswa dalam pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran audio. Tak heran memang karena penggunaan media pembelajaran berbasis suara membutuhkan penggunaan indera pendengaran sebagai penangkap materi utama, bahkan keterampilan yang didapat bisa lebih baik dibanding dengan pembelajaran yang menggunakan media pembelajaran cetakan.

Penggunaan media pembelajaran audio menuntut perhatian yang tinggi pada saat penggunaan. Hal tersebut mampu membangun beberapa keterampilan ekstra pada peserta didik yang menggunakan perhatiannya dalam pembelajaran yang menggunakan media pembelajaran audio. Peserta didik dituntut agar mampu menggunakan indera pendengaran dengan baik sehingga perhatian ekstra perlu digunakan.

Salah satu media pembelajaran berbasis audio adalah Tape Recorder. Tape recorder mampu merekam suara yang dapat menyajikan materi pembelajaran dalam bentuk audio. Tape Recorder bisa digunakan dengan cukup mudah, alat pemutar juga sangat mudah ditemukan dan mudah digunakan, bahkan biasanya alat pemutar (Tape Recorder) juga dilengkapi dengan fasilitas perekam suara sehingga produksi atau penyajian materi melalui media pembelajaran jenis ini juga bisa dilakukan secara mandiri.

Media Pembelajaran Tape Recorder

Banyak keuntungan yang didapatkan dari penggunaan media pembelajaran Tape Recorder ini. Arsyad (2013: 47) merincikan beberapa keuntungan menggunakan Tape Recorder sebagai media pembelajaran, antara lain:

  1. Tape Recorder sudah menjadi peralatan yang sangat lumrah dalam rumah tangga, sekolah, mobil, bahkan kantongan (walkman). Karena harga yang cenderung terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat, ketersediannya dapat diandalkan
  2. Rekaman dapat digandakan untuk keperluan perorangan sehingga pesan dan isi pelajaran dapat berada di beberapa tempat pada waktu yang bersamaan
  3. Merekam peristiwa atau isi pelajaran untuk digunakan kemudian, atau merekam pekerjaan siswa sendiri dapat dilakukan dengan media audio
  4. Rekaman memberikan kesempatan kepada siswa untuk mendengarkan diri sendiri sebagai alat diagnosis guna membantu meningkatkan keterampilan mengucapkan, membaca, dan mengaji atau berpidato
  5. Pengoperasian tape recorder relatif mudah

Selain itu, setiap media pembelajaran tentu juga memiliki kelemahan atau keterbatasan. Arsyad (2013:47) juga menyebutkan bahwa terdapat 2 keterbatasan utama dalam menggunakan Tape Recorder untuk media pembelajaran, yaitu:

  1. Dalam suatu rekaman, sulit menentukan lokasi suatu pesan atau informasi. Jika pesan atau informasi itu berada ditengah-tengah, maka akan memakan waktu lama untuk menemukannya
  2. Kecepatan merekam dan pengaturan trek yang bermacam-macam menimbulkan kesulitan untuk memainkan kembali rekaman yang direkam pada suatu mesin perekam yang berbeda dengannya

Media pembelajaran audio khususnya Tape Recorder cocok diterapkan pada materi-materi tertentu. Terutama pada jurusan atau mata pelajaran bahasa, media pembelajaran Tape Recorder maupun jenis media pembelajaran audio lain sangat berperan penting dalam menyajikan materi yang berhubungan dengan listening atau mendengarkan. Tak heran jika sudah banyak sekolah yang memiliki laboratorium bahasa atau laboratorium multimedia yang sudah tersedia sarana dan prasarana yang baik termasuk didalamnya media pembelajaran Tape Recorder.


Referensi:
Arsyad, Azhar. 2013. Media Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Press
The following two tabs change content below.

Syaiful Imran

Multiple Personality. :p Penulis (Author) di Ilmu-Pendidikan.net

Latest posts by Syaiful Imran (see all)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

15 − 6 =