Kegiatan Utama dalam Mendukung Program Wajib Belajar

Pendidikan merupakan sebuah bidang yang diharuskan dikembangkan dalam sebuah pemerintahan yang maju. Pendidikan menjadi salah satu bidang yang mampu membangun sumber daya manusia. Sumber daya yang berkualitas sangat diperlukan untuk membangun negara yang maju.

Di indonesia pendidikan dapat dikategorikan jauh tertinggal jika dibandingkan dengan negara-negara maju. Hal ini dikarenakan indonesia merupakan masih menjadi negara yang sedang berkembang. Perlu adanya program dan perencanaan yang matang agar mampu meningkatkan sumber daya manusia di indonesia, salah satunya program yang dilakukan adalah dengan cara program wajib belajar 12 tahun.

Wajib Belajar

Program wajib belajar 12 tahun ini merupakan program pemerintah yang tergolong cukup baru, dari yang mulanya mulai 6 tahun, kemudian menjadi 9 tahun hingga kini diubah menjadi 12 tahun. Pada bulan Juni 2016 masa pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla membuat program pada bidang pendidikan yaitu program wajib belajar 12 tahun untuk seluruh warga negara Indonesia, perancangan program wajib belajar yang baru ini disampaikan oleh Puan Maharani yang menjabat sebagai menteri koordinator bidang pembangunan manusia dan kebudayaan indonesia ke 16.

Untuk melaklsanakan program wajib belajar ini maka diperlukan kegiatan pendukung agar dapat berjalan dengan lancar. Dikutip dari Mohammad Ali (2009: 33), kegiatan kegiatan untuk mendukung program wajib belajar siswa antara lain

  • Pendanaan biaya operasi Wajib Belajar
  • Penyediaan sarana prasarana pendidikan wajib belajar
  • Rekrutmen pendidik dan tenaga kependidikan
  • Perluasan akses pendidikan Wajib Belajar pada jalur nonformal
  • Perluasan akses SLB dan sekolah inklusif
  • Pengembangan sekolah Wajib Belajar layanan khusus bagi daerah terpencil/kepulauan yang berpenduduk jarang dan terpencar

Sarana dan prasarana menjadi suatu hal yang wajib ada sebagai pendukung utama kegiatan program wajib belajar. Pemerintah harus lebih giat dalam meningkatkan sarana dan prasarana dalam suatu daerah, termasuk pemerataan kualitas dan kuantitas masing-masing daerah. Kualitas tenaga didik juga sangat perlu mendapat perhatian untuk mendukung program wajib belajar. Karena kualitas tenaga pendidik yang baik akan meningkatkan kualitas pendidikan.


Referensi:
Ali, Mohammad. 2009. Pendidikan untuk Pembangunan Nasional: Menuju Bangsa Indonesia yang Mandiri dan Berdaya Saing Tinggi. Jakarta: Grasindo
The following two tabs change content below.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

37 − 29 =