Fungsi dan Tujuan Penggunaan Handout dalam Pembelajaran

Salah satu bahan ajar yang dapat digunakan guru dalam pembelajaran adalah handout. Handout dapat menjadi bahan ajar cetak yang sangat ekonomis dan praktis. Dikatakan ekonomis dan praktis karena handout pada umumnya hanya berisi ringkasan atau kesimpulan atau bagian-bagian dari materi yang penting sehingga peserta didik dapat langsung mengetahui dasar-dasar serta poin-poin yang penting pada materi yang sedang dipelajari dengan menggunakan handout.

Bahan Ajar Handout

Handout yang berisi point-point penting dari materi pelajaran yang sedang dipelajari tersebut jika digunakan tentu tidak akan membuat kebingungan pada siswa dalam mempelajari suatu materi. Desain bahan ajar handout yang seperti ini tentu membuat belajar siswa menjadi lebih terbimbing, siswa mengetahui apa-apa saja yang harus dipelajari sehingga tidak mempelajari materi-materi yang tidak relevan dengan pokok bahasan atau materi pokok yang sedang dipelajari dengan menggunakan handout.

Penggunaan handout dalam pembelajaran dapat memiliki beberapa fungsi. Seperti yang disampaikan oleh Steffen dan Peter Ballstaedt dalam Prastowo (2013: 80) bahwa fungsi handout antara lain adalah:

  • Membantu peserta didik agar tidak perlu mencatat
  • Sebagai pendamping penjelasan pendidik
  • Sebagai bahan rujukan pesertadidik
  • Memotivasi peserta didik agar lebih giat belajar
  • Pengingat pokok-pokok materi yang diajarkan
  • Memberi umpan balik
  • Menilai hasil belajar

Adapun tujuan pembuatan dan penggunaan handout untuk pelajaran seperti yang dikemukakan Prastowo (2013: 80) antara lain adalah:

  • Untuk memperlancar dan memberikan bantuan informasi atau materi pembelajaran sebagai pegangan bagi peserta didik
  • Untuk memperkaya pengetahuan peserta didik
  • Untuk mendukung bahan ajar lainnya atau penjelasan dari guru

Dengan konsep handout yang terdiri dari ringkasan dan hal-hal penting pada sebuah materi pelajaran maka hendaknya bahan ajar handout ini diterapkan dalam pembelajaran dengan didampingi bahan ajar ataupun media pembelajaran lainnya. Hal ini sangat penting bagi siswa agar siswa mengetahui secara mendalam materi yang sedang dipelajari, juga pada handout tidak dapat mencakup semua materi pokok bahasan tertentu.

Melihat dari fungsi dan tujuan handout telihat bahwa handout hanya dapat digunakan sebagai pegangan atau pendukung. Untuk digunakan sebagai bahan ajar utama akan sangat kurang dan meskipun peserta didik mengetahui materi penting yang harus dipelajari namun siswa tidak memahami dan mengetahui materi pelajaran secara keseluruhan. Materi yang dipelajari siswa hanya bersifat general atau umum saja, siswa akan kesulitan mempelajari materi pelajaran secara detail jika hanya menggunakan handout.

Berdasarkan fungsi dan tujuan penggunaan handout dalam pembelajaran diatas maka hendaknya guru maupun peserta didik mampu memakai bahan ajar handout ini secara bijak. Handout harus mampu digunakan dengan optimal dan sesuai dengan porsi dengan perencanaan pembelajaran yang baik dan tepat. Bukan hanya untuk handout saja, namun juga sebaiknya diterapkan pula pada bahan ajar, sumber belajar, ataupun media pembelajaran lain agar apapun yang digunakan dalam pembelajaran dapat mendukung pelaksanaan pembelajaran dengan baik dan lancar.


Referensi:
Prastowo, Andi. 2012. Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Jogjakarta: DIVA Press
The following two tabs change content below.

Syaiful Imran

Multiple Personality. :p Penulis (Author) di Ilmu-Pendidikan.net

Latest posts by Syaiful Imran (see all)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

+ 8 = 14