4 Variabel Kesesuaian Penggunaan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) untuk Pembelajaran

Banyak variasi jenis bahan ajar yang dapat digunakan dan diterapkan dalam pembelajaran. Segala jenis bahan ajar yang digunakan dalam pembelajaran hendaknya sesuai dengan rencana pembelajaran yang telah dibuat, sehingga bahan ajar yang digunakan dapat mengakomodasi kegiatan pembelajaran yang dilakukan. Kesesuaian bahan ajar dengan pembelajaran juga akan membuat proses pembelajaran menjadi lancar dan lebih mudah dilakukan, bahan ajar juga tidak menghambat pembelajaran dalam rangka pencapaian tujuan belajar.

Lembar Kegiatan Siswa (LKS)

Bahan ajar yang sangat sering digunakan adalah bahan ajar cetak, salah satunya adalah Lembar Kegiatan Siswa (LKS). Lembar Kegiatan Siswa (LKS) dapat digunakan sebagai bahan ajar pada hampir semua materi dan kegiatan pembelajaran yang dilakukan karena sifat LKS yang dapat disusun dan dibuat sendiri oleh guru. Selain dibuat oleh guru, Lembar Kegiatan Siswa (LKS) juga banyak disediakan oleh percetakan-percetakan dan penerbit-penerbit yang mendistribusikan LKS secara massal sebagai salah satu produk mereka.

Terlepas dari pemilihan pembuatan LKS oleh guru atau membeli LKS yang sudah jadi, kembali lagi yang terpenting adalah bahan ajar LKS tersebut sesuai dengan rencana pembelajaran serta mampu mendukung kegiatan dan proses pembelajaran yang dilakukan. Maka dari itu, sebelum LKS digunakan sebagai bahan ajar, maka guru harus menilai terlebih dahulu apakah LKS yang sudah ditentukan tersebut sudah sesuai dan layak digunakan untuk mengajar, jika sudah barulah LKS tersebut dapat digunakan dalam pembelajaran.

Prastowo (2012: 224) menyebutkan bahwa terdapat 4 variabel yang harus dicermati sebelum LKS dapat dibagikan ke siswa dan diterpakan untuk pembelajaran, yaitu:

  1. Kesesuaian desain dengan tujuan pembelajaran yang berangkat dari kompetensi dasar. Desain yang sudah ditentukan hendaknya dapat mengakomodasi pencapaian tujuan pembelajaran.
  2. Kesesuaian materi dan tujuan pembelajaran. Materi yang dimasukkan dalam LKS harus sesuai dengan tujuan pembelajaran yang ditentukan.
  3. Kesesuaian elemen atau unsur dengan tujuan pembelajaran. Tugas dan latihan yang diberikan dalam LKS mampu membuat siswa dapat mencapai tujuan pembelajaran.
  4. Kejelasan penyampaian. LKS harus mudah dibaca dan tersedia cukup ruang untuk mengerjakan tugas yang disajikan.

Dalam menentukan bahan ajar LKS yang akan digunakan atau disusun guru harus memperhatikan serta mencermati keempat hal tersebut. Jika 4 variabel tersebut dapat diperhatikan dan dipenuhi dengan baik maka bahan ajar Lembar Kegiatan Siswa (LKS) telah sesuai dengan rencana pembelajaran serta siap untuk digunakan dan diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar.

Jika LKS tersebut hendak digunakan juga untuk pembelajaran berikutnya, maka setiap setelah pembelajaran harus dilakukan evaluasi terhadap LKS tersebut, juga sebelum pembelajaran berikutnya harus dilakukan revisi dengan kembali memperhatikan variabel diatas agar bahan ajar LKS yang diterapkan menjadi semakin baik dan tetap sesuai diterapkan dalam pembelajaran demi pembelajaran.


Referensi:
Prastowo, Andi. 2012. Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Jogjakarta: DIVA Press
The following two tabs change content below.

Syaiful Imran

Multiple Personality. :p Penulis (Author) di Ilmu-Pendidikan.net

Latest posts by Syaiful Imran (see all)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 + 2 =