Karakteristik Utama Mesin yang Digunakan dalam Pengajaran (Mesin Pengajaran)

Pengajaran saat ini sudah semakin berkembang dan semakin berkembang mengikuti perkembangan zaman. Pesatnya kemajuan teknologi memberikan pengaruh besar pada dunia pendidikan khususnya dalam pembelajaran, banyak sekali produk teknologi yang dihasilkan agar dapat digunakan dan diterapkan dalam pembelajaran. Masuknya produk-produk teknologi dalam pembelajaran sangat membantu dalam pengajaran guru untuk menyampaikan materi agar lebih mudah dimengerti oleh siswa.

Mesin untuk Pengajaran

Pengajaran sekarang banyak menggunakan bantuan teknologi, mesin-mesin yang dirancang untuk pengajaran banyak diproduksi dan digunakan langsung pada proses pembelajaran. Mesin untuk pengajaran memang tidak semuanya berasal dari produk teknologi, teknologi banyak berperan terciptanya produk-produk mesin pengajaran yang baru yang memanfaatkan kecanggihan teknologi. Mesin yang digunakan untuk bahan ajar atau alat pengajaran bisa sangat sederhana dan bisa juga sangat canggih, bahkan tak jarang mesin untuk bahan ajar dapat memiliki fungsi juga untuk keperluan lain selain pengajaran.

Pemrograman dengan komputer yang merupakan hasil perkembangan teknologi juga semakin membuat mesin pengajaran mengalami perkembangan, makin banyak mesin diciptakan untuk bahan ajar sehingga ragam dan variannya sangat banyak, guru bahkan siswa dapat memilih sendiri mesin pengajaran yang hendak dan tepat digunakan dalam pembelajaran. Mesin pengajaran atau Teaching Machine merupakan alat bantu guru dalam mengajar, mesin pada hakikatnya tetap tidak dapat menggantikan fungsi dan posisi guru sebenarnya.

Mesin sebagai bahan ajar atau alat pengajaran memiliki karakteristik. Sudjana dan Rivai (2007: 122) menyebutkan bahwa dalam hubungan mesin dengan pengajaran ada beberapa karakteristik tertentu antara lain:

  • Mengembangkan pengetahuan siswa dengan cepat berdasarkan jawaban-jawaban yang diberikannya
  • Memberikan kesempatan kepada siswa untuk mencoba dan mencoba lagi sampai diperoleh jawaban yang benar
  • Mencegah siswa meneruskan pelajarannya sebelum jawaban yang benar dapat ditemukan
  • Melengkapi jawaban yang benar sebelum maju ke pertanyaan atau soal berikutnya berdasarkan pemahaman terakhir siswa
  • Mempertunjukkkan jumlah jawaban yang tidak benar mendahului jawaban yang benar
  • Memungkinkan siswa maju menurut kecepatan belajar masing-masing

Dilihat dari karakteristik mesin pengajaran diatas bahwa mesin pengajaran sebagai bahan ajar dapat diprogram dan didesain sesuai dengan kebutuhan dan tujuan pembelajaran yang akan dilakukan. Mesin dapat diprogram layaknya tutoring langkah demi langkah kepada siswa dimana ketika sebuah langkah belum mampu dikuasai maka tidak diperkenankan melanjutkan ke langkah berikutnya. Mesin pengajaran juga dapat dilengkapi dengan alat evaluasi yang dapat digunakan setelah siswa mempelajari materi utama.

Namun secanggih dan sehebat apapun mesin yang digunakan dalam pembelajaran tidak akan berarti banyak tanpa pemrograman dan desain yang baik, begitu pula sebaliknya program atau desain yang baik dan komplek tidak akan terwujud tanpa adanya mesin yang mencukupi. Guru dalam hal ini juga masih berperan paling besar, penentuan penggunaan mesin pengajaran mutlak ada pada tangan guru, program dan desain mesin pengajaran tentunya guru juga yang mampu memahami bahkan menciptakan.


Referensi:
Sudjana, Nana dan Ahmad Rivai. 2007. Teknologi Pengajaran. Bandung: Sinar Baru Algesindo
The following two tabs change content below.

Syaiful Imran

Multiple Personality. :p Penulis (Author) di Ilmu-Pendidikan.net

Latest posts by Syaiful Imran (see all)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8 + 2 =